Skip to content
Home

 LAPAN-TUBSAT adalah sebuah satelit mikro yang dikembangkan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerja sama dengan Universitas Teknik Berlin (Technische Universität Berlin; TU Berlin). Wahana ini dirancang berdasarkan satelit lain bernama DLR-TUBSAT, namun juga menyertakan sensor bintang yang baru. Satelit LAPAN-TUBSAT yang berbentuk kotak dengan berat 57 kilogram dan dimensi 45 x 45 x 27 sentimeter ini akan digunakan untuk melakukan pemantauan langsung situasi di Bumi seperti kebakaran hutan, gunung berapi, banjir, menyimpan dan meneruskan pesan komunikasi di wilayah Indonesia, serta untuk misi komunikasi bergerak. LAPAN-TUBSAT membawa sebuah kamera beresolusi tinggi dengan daya pisah 5 meter dan lebar sapuan 3,5 kilometer di permukaan Bumi pada ketinggian orbit 630 kilometer serta sebuah kamera resolusi rendah berdaya pisah 200 meter dan lebar sapuan 81 kilometer.

 
Seminar Satu Tahun Satelit LAPAN-TUBSAT Beroperasi Di Orbit



Pada tanggal 31 Januari 2008 lalu telah diadakan seminar satu tahun satelit LAPAN-TUBSAT beroperasi di orbit. Seminar yang dimaksudkan untuk menjaring forum yang akan mendukung program menguasaan teknologi satelit di Indonesia tersebut dihadiri peserta dari berbagai instansi pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, maupun organisasi profesi.

Selengkapnya..
 
Kendali Sikap

Pengendalian LAPAN-TUBSAT berdasarkan pada konsep manajemen sudut momentum. Pengendalian kontrol dilakukan via 3 kemudi reaksi dan 3 magnetik. Pada pengendalian tambahan, 4 panel matahari dan 2 sel matahari digunakan sebagai sensor matahari kasar. Pencarian bintang digunakan untuk menyediakan penentuan yang lebih akurat terutama untuk menemukan arah daya gerak panas/garis vektor. Menurut  bagan sistem digambarkan di bawah ini:  

Image

Bentuk Kendali Sikap

 
 
Home
LAPAN-TUBSAT
Kendali Sikap
PCDH
Komunikasi
Berita LAPAN-TUBSAT
Struktur
Kontak
Paper

LINK

Form Login






Lupa Password?
Tidak mempunyai account ? daftar

Pengunjung

Hari ini11
Kemarin70
Minggu ini270
Bulan ini11
----------------------------
Totals Top 5
 80 % Indonesia
 9 % United States
 2 % Malaysia
 2 % Germany
 2 % Unknown